Kamis, 28 Juni 2018

Candi Prambanan, Putri Roro Jonggrang Di Kutuk Menjadi Batu,


Cerita Putri Roro Jonggrang Yang Di Kutuk Menjadi Batu


Pada jaman dahulu kala di Pulau Jawa terutama di daerah Prambanan berdiri dua buah Kerajaan Hindu, yaitu Kerajaan Pengging dan Keraton Boko. Kerajaan Pengging adalah kerajaan subur dan makmur yang dipimpin oleh seorang raja yang arif dan bijaksana bernama Prabu Damar Moyo dan mempunyai seorang putra laki-laki yang bernama Bandung Bondowoso.

Sedangkan kerajaan keraton Boko berada pada wilayah kekuasaan Kerajaan Pengging yang diperintah oleh seorang raja yang kejam dan angkara murka yang tidak berwujud manusia tetapi berwujud seorang raksasa besar suka makan daging manusia, yang bernama Prabu Boko. Akan tetapi Prabu Boko mempunyai putri yang cantik dan jelita bak bidadari dari khayangan yang bernama putri Loro Jonggrang. Prabu Boko juga mempunyai patih yang berwujud raksasa  bernama Patih Gupolo. Prabu Boko ingin memberontak dan ingin menguasai kerajaan Pengging, maka ia dan Patih Gupolo mengumpulkan kekuatan dan mengumpulkan bekal dengan cara melatih para pemuda menjadi prajurit dan meminta harta benda rakyat untuk bekal.

Setelah persiapan dirasa cukup, maka berangkatlah Prabu Boko dan prajurit menuju ke Kerajaan Pengging untuk memberontak. Maka terjadilah perang di Kerajaan Pengging antara prajurit Pengging dan Prajurit Kraton Boko. Banyak berjatuhan korban di kedua belah pihak dan rakyat Pengging menjadi menderita karena perang, banyak rakyat kelaparan dan kemiskinan. Mengetahui rakyatnya menderita dan sudah banyak korban prajurit meninggal, maka Prabu Damar Moyo mengutus anaknya Raden Bandung Bondowoso maju perang melawan Prabu Boko dan terjadilah perang sangat sengit antara Raden Bandung Bondowoso melawan Prabu Boko, karena kesaktian Raden Bandung Bondowoso maka Prabu Boko dapat dibinasakan. Melihat rajanya tewas maka Patih Gupolo melarikan diri, maka Raden Bandung Bondowoso mengejar Patih Gupolo ke Kraton Boko. Setelah sampai dikraton Boko, Maha Patih Gupolo melaporkan pada putri Loro Jonggrang bahwa ayahandanya telah tewas di medan perang, dibunuh kesatria Pengging yang bernama Raden Bandung Bondowoso. Maka menangislah Putri Loro Jonggrang, sedih ayahnya telah tewas dimedan perang.

Maka sampailah Raden Bandung Bondowoso di Kraton Boko dan terkejutlah Raden Bandung Bondowoso melihat putri Loro Jonggrang yang cantik jelita. Maka ia ingin mempersunting putri Loro Jonggrang sebagai istrinya. Akan tetapi putri Loro Jonggrang tidak mau dipersunting Raden Bandung Bondowoso disebabkan ia telah membunuh ayahnya. Maka untuk menolak pinangan Raden Bandung maka putri Loro Jonggrang mempunyai siasat yaitu putri Loro Jonggrang mau dipersunting Raden Bandung asalkan Raden Bandung mau mengabulkan dua permintaan putri Loro Jonggrang, yaitu pertama, Purti Loro Jonggrang mau dibuatkan 1000 candi dalam satu malam.

Raden Bandung menyanggupi dua permintaan putri Loro Jonggrang, dan segeralah Raden Bandung membuat sumu Jala Tunda dan setelah jadi ia memanggil putri Loro Jonggrang untuk melihat sumur. Kemudian putri Loro Jonggrang menyuruh Raden Bandung masuk ke dalam sumur. Setelah Raden Bandung sampai di bawah, putri memerintah Patih Gupolo menimbun sumur dengan batu. Dan Raden Bandung Bondowosopun tertimbun batu di dalam sumur, dan putri Loro Jonggrang serta Patih Gupolo menganggap bahwa Raden Bandung telah mati di dalam sumur, akan tetapi di dalam sumur ternyata Raden Bandung belum mati maka ia bersemedi untuk keluar dari sumur, ternyata Raden Bandung keluar dari sumur dengan selamat.

Raden Bandung Bondowoso menemui putri Loro Jonggrang dengan marah sekali yang telah menimbun Bandung di dalam sumur, tetapi karena kecantikan putri Loro Jonggrang kemarahan Raden Bandung bisa mereda. Kemudian purti Loro Jonggrang menagih janji permintaan yang kedua kepada Bandung Bondowoso untuk membuatkan 1000 candi dalam satu malam. Maka segeralah Raden Bandung memerintahkan para jin-jin untuk membuat candi, akan tetapi dilain pihak putri Loro Jonggrang ingin menggagalkan usaha Bandung membuat candi. Ia memerintahkan para gadis disekitar Prambanan untuk menumbuk padi dan membakar jerami supaya kelihatan terang untuk pertanda pagi sudah tiba dan ayampun berkokok bergantian.

Mendengar ayam berkokok dan orang menumbuk padi serta ditimur kelihatan terang maka para jin berhenti membuat candi. Jin melaporkan pada Raden Bandung Bondowoso bahwa jin tidak bisa meneruskan membuat candi yang kurang satu karena pagi sudah tiba. Akan tetapi menurut firasat Raden Bandung, belum tiba. Maka dipanggilah putri Loro Jonggrang disuruh menghitung candi dan ternyata jumlahnya baru 999 candi, jadi yang belu tinggal satu candi lagi.

Maka Putri Loro Jonggrang tidak mau dipersunting Raden Bandung. Karena merasa ditipu dan dipermainkan maka Raden Bandung murka sekali dan mengutuk putri Loro Jonggrang " Hai Loro Jonggrang candi kurang satu dan genapnya seribu engkaulah orangnya". Aneh bin ajaib putri Loro Jonggrang beruwah wujud mencadi arca patung batu.

Dan sampai sekarang arca patung Loro Jonggrang masih ada di candi Prambanan dan Raden Bandung Bondowoso mengutuk para gadis disekitar Prambanan menjadi perawan kasep ( perawan tua ), karena telah membantu putri Loro Jonggrang. Menurut kepercayaan orang dahulu bahwa pacaran di candi Prambanan akan putus cintanya.

Menakjubkan Sejarah Candi Borobudur, Keajaiban Dunia


Sejarah Candi Borobudur


1. Lokasi

Candi Borobudur terletak di desa Borobudur, kecamatan Borobudur, kabupaten Magelang, Jawa Tengah dan dikelilingi beberapa dusun antara lain Bumi Segoro, Sabreng, Gopala, Jawahan, Barepan, Ngarak, Kelan, Janan dan Gendingan
.
Pada zaman dahulu Pulau Jawa terapung-apung ditengah lautan oleh karenanya harus dipaku pada pusat bumi agar dapat dihuni manusia. Paku yang besar itu kini menjadi sebuah gunung yang terletak di kota Magelang, yaitu gunung Tidar. Di sebelah selatan gunung Tidar kira-kira jarak 15 km terdapat Candi Borobudur. Candi Borobudur yang terleta didaratan Kedu hampir seluruhnya dikelilingi pegunungan. Disebelah timur terdapat gunung Merapi dan gunung Merbabu. Pada gunung Merapi itu setiap dua atau tiga tahun terdengar letusan-letusan yang menandakan masih aktif dalam kegiatannya. Sisi barat laut terdapat gunung Sumbing dan Sindoro. Juga disebelah selatan yang membujur dari timur ke barat terdapat pegunungan Menoreh. Oleh karena puncak-puncak pegunungan ini banyak yang runcing bagai menara maka pegunungan ini dinamakan menoreh. Dilihat dari Candi Borobudur puncak-puncak pegunungan Menoreh serupa dengan seorang yang sedang terlentang di atas pegunungan tersebut. Karena itulah ada cerita rakyat yang menjelaskan bahwa bagian dari puncak gunung yang serupa dengan orang tidur itu adalah Gunadharma, yaitu ahli bangunan yang berhasil membuat Candi Borobudur.

Dataran Kedu dialiri oleh dua sungai besar yaitu sungai Progo dan Sungai Elo yang akhirnya menyatu menjadi sungai Progo dan mengalir ke selatan menuju Samudra Indonesia. ( Dr. Soekmono, Pustaka Jaya 1981, hal 11 dan 12 )


2. Arti Nama

Bangunan-bangunan kuno yang berasal dari jaman purba Sejarah Indonesia ( permulaan tarikh Masehi sampai akhir abad ke-15 ) biasanya disebut candi. Sebagian besar dari candi-candi itu tidak diketahui nama aslinya. Candi-candi memang harus diketemukan terlebih dahulu, sebelum dimasukan ke dalam khasanah pusaka budaya kita. Juga banyak candi yang diberi nama sama seperti desa dimana candi itu berada. Tetapi ada juga desa yang diberi nama menurut candinya. Hanya satu dua candi sajalah yang masih tetap menyimpan nama aslinya. Candi Borobudur sendiri sulitlah ditentukan apakah nama Borobudur mengambil dari nama desa ataukah nama desa yang mengambil nama dari candi tersebut.

Dari babad ( kitab sejarah Jawa ) dari abad ke-18 tersebut "BUKIT BOROBUDUR", sedang keterangan yang disampaikan kepada Raffles ( Letnan Gubernur Jenderal Inggris ) dalam tahun 1814 di desa Bumi Segoro menyatakan adanya sebuah penemuan-penemuan purbakala bernama " BOROBUDUR". Dengan penemuan itu maka dapat disimpulkan bahwa nama Borobudur adalah nama asli dari bangunan candinya. Walaupun demikian perlu dicatat bahwa tidak ada sesuatu keterangan baik prasasti maupun dokumen lain yang mengungkapkan nama candi Borobudur yang sesungguhnya.

Naskah dari tahun 1365 M, yaitu kitab Negara Kertagama karangan Mpu Prapanca juga menyebutkan kata atau nama Budur untuk sebuah bangunan agama Budha aliran WAJRADHA.

Kemungkinan yang ada "Budur" tersebut tidak lain adalah Candi Borobudur. Karena tidak adanya keterangan yang lain kiranya tidak bisa diambil suatu kepastian.

Penafsiran Borobudur telah pula dilakukan oleh Raffles berdasarkan keterangan yang ia kumpulan dari masyarakat luas. Budur merupakan bentuk lain dari Budo yang dalam bahasa Jawa berarti kuno. Tetapi bila dikaitkan dengan Borobudur berarti Boro jaman kuno, jelas tidak mengandung suatu pengertian yang dapat dikaitkan dengan candi Borobudur. Maka Raffles menampilkan keterangan yang lain yakni Boro berarti Agung dan Budur disamakan dengan Budha.  Maka dengan demikian Borobudur berarti sang Budha Yang Agung. Namun karena Bhara dalam bahasa Jawa kuno dapat diartikan banyak, maka Borobudur  dapat pula berarti Budha yang banyak. Jika dikaji dengan teliti maka keterangan yang dikemukakan oleh Raffles memang tidak ada yang memuaskan " Boro jaman kuno " kurang mengena, " Sang Budha Yang Agung" maupun " Budha Yang Banyak " kurang mencapai sasaran. Perubahan kata " BUDHA" menjadi " BUDUR" misalnya, perubahan demikian dapat diterangkan dari segi ilmu bahasa. Karena sukar diterima. Inilah sebabnya maka banyak usaha lain untuk memberi tafsiran pada Candi Borobudur dengan tepat.

Bapak Poerbatjaraka ( almarhum ) menafsirkan dengan sangat masuk akal. Menurut beliau perkataan Boro itu Biara, dengan demikian maka Borobudur berarti Biara Budur. Keterangan Poerbatjaraka ini memang sangat menarik. Penyeledikian dan penggalian yang dilakukan tahun 1952 di halaman sebelah barat laut bangunan Candi Borobudur telah berhasil menemukan fondasi batu bata dan genta perunggu berukuran besar. Penemuan fondasi batu bata dan Genta ini memperkuat dugaan dari sisa-sisa sebuah Biara, dibuhungkan dengan kenyataan yang ada pada kitab Negara Kertagama mengenai nama"Budur" maka besar kemungkinan tafsiran Poerbatjaraka tepat. Namun demikian masih merupakan suatu pertanyaan mengapa Biara dalam hal penamaan tafsiran Poetbatjaraka tepat. Namun demikian masih merupakan suatau pertanyaan mengapa Biara dalam hal penamaan menggantikan candinya, padahal candi lebih penting daripada biaranya.

De Casparis berhasil menemukan kata majemuk dalam prasasti yang kemungkinan merupakan asal perkataan "Borobudur". Prasasti yang berangka tahun 842 M dijumpai perkataan Bhumi Sambhara Budhura sebutan untuk bangunan suci pemujaan nenek moyang. Penelitian yang mendalam tentang keagamaan yang terungkap dalam prasasti dan juga rekrontruksi yang sangat teliti terhadap geografi daerah terjadinya peristiwa sejarah yang bertahan dengan prasasti tersebut maka De Casparis menyimpulkan bahwa Bhumi Sambhara Budhura tidak lain adalah Borobudur. Perubahan kata Bhumi Sambhara menjadi Borobudur dapat diterangkan akibat gejala umum dalam bahasa sehari -hari untuk menyingkat atau menyederhanakan ucapan. Sampai sekarang banyak sarjana yang keberatan terhadap tafsiran De Casparis itu. Tapi harus diakui bahwa sampai sekrang belum ada keterangan atau tafsiran yang tepat mengenai nama Borobudur. ( Dr. Soekmono, Pustaka Jaya 1981, hal. 39, 40, 41 ).

Drs. Soedirman dalam bukunya Borobudur salah satu keajaiban dunia menjelaskan mengenai arti nama Borobudur sampai sekrang belum jelas. Namun juga dituliskan bahwa nama Borobudur berasal dari gabungan kata Bara dan Budur. Bara berasal dari kata Sanskerta Vihara yang berarti kompleks candi dan Bihara atau asrama. ( Poerbatjaraka dan Stutterheim ). Budur dalam bahasa Bali Beduhur yang berarti diatas.

Jadi nama Borobudur berarti asrama / Vihara atau kelompok candi yang terletak di atas tanah / bukit. ( Drs. Soedirman, Borobudur Salah Satu Keajaiban Dunia 1980, hal 8 ). Candi Borobudur tidak hanya diperindah dengan relief - relief dan ukiran ukiran hias tetapi juga dapat dibanggakan karena patung-patungnya yang sangat tinggi mutu seninya. Patung-patung itu semua menggambarkan Dhyani Budha terdapat pada bagian Rupadhatu dan Arupadhatu. Patung-patung Budha di Rupadhatu ditempatkan dalam relung yang tersusun berjajar pada sisi luar pagar langkan sesuai dengan kenyataan bahwa tingkatan-tingkatan bangunan semakin tinggi letaknya semakin kecil ukurannya.
  • Langkan pertama : 104 patung Budha
  • Langkan kedua : 104 patung Budha
  • Langkan ketiga : 88 patung Budha
  • Langkan keempat : 72 patung Budha
  • Langkan kelima : 64 patung Budha
  • Teras bundar pertama : 32 patung Budha
  • Teras bundar kedua : 24 patung Budha
  • Teras bundar ketiga : 16 patung Budha
  • Jumlah seluruhnya : 504 patung Budha

Sekilas patung-patung Budha itu nampak serupa semuanya, tapi sesungguhnya ada juga perbedaannya. Perbedaan yang sangat jelas ialah sikap tangannya yang disebut Mudra yang merupakan ciri khas untuk sertiap patung.

Sikap tangan atau Mudra candi Borobudur ada 6 macam.
Hanya saja oleh karena kedua macam Mudra yang dimiliki oleh patung yang menghadap semua  arah baik di bagian Rupadhatu ( langkan tingkat 5 ) maupun dibagian  Arupadhatu pada umumnya menggambarkan maksud - maksud yang sama. Maka jumlah Mudra  yang pokok ada 5, yaitu :
1. Bhumispara Mudr:
Sikap tangan ini melambungkan saat Sang Budha memanggil Dewi Bumi sebagai saksi ketika ia menangkis semua serangan iblis Mara.
2. Wara Mudra :
Sikap tangan ini melambungkan perihal amal, memberi anugrah atau berkah. Mudra ini adalah khas bagi Dhyani Budha Ratna Sambawa. Patung-patungnya menghadap ke selatan.
3. Dyana Mudra :
Sikap tangan ini melambangkan sedang semedi atau mengheningkan cipta. Mudra ini merupakan tanda khusus Dhyani Budha  Amithaba. Patung-patungnya menghadap ke barat.
4. Abhaya Mudra :
Sikap tangan ini melambangkan sedang menenangkan. Mudra ini merupakan tanda khusus Dhyani Budha Amoghasdi, patung - patungnya menghadap ke utara.
5. Dharma Cakra Mudra :
Sikap tangan ini melambangkan gerak memutar rodha dharma. Mudra ini menjadi ciri  khas Dhyani Budha Wairocana daerah kekuasaannya terletak di pusat. Khusus di candi Borobudur Wairocana ini digambarkan juga dengan sikap tangan yang disebut Witarka Mudra.
( Dr. Soekmono, Candi Borobudur, Pustaka Jaya, 1981, hal 80, 82, 83 ).


3. Htisar Sejarah

Waktu didirikan :
Sampai sekarang belum pernah ditemukan sumber-sumber tertulis yang menyebutkan bilamana candi Borobudur itu dibangun sehingga secara pasti tidak dapat ditentukan usianya. Beberapa bukti telah dikemukakan oleh para ahli untuk menentukan usia dari bangunan Borobudur itu. Pada bagian kaki candi Borobudur yang tertutup terdapat tulisan singkat berbahasa sansekerta dengan huruf Kawi. Dengan membandingkan bentuk huruf - huruf tersebut dengan prasasti - prasasti bertarikh yang ada di Indonesia, maka sementara sarjana berpendapat bahwa candi Borobudur dibangun sekitar tahun 800 M. Pada abad itu di Jawa Tengah berkuasa raja dari Wangsa Syailendra yang menganut agama Budha Mahayana sehingga dapatlah dikatakan bahwa Borobudur bersifat agama Budha Mahayana itu ada hubungannya dengan Wangsa Syailendra.
(Drs. Soedirman, Borobudur Salah Satu Keajaiban Dunia, 1980, hal 1 )


Uraian Bentuk Bangunan :
Candi Borobudur tidak mempunyai bilik ataupun ruangan didalamnya oleh karena itu tidak dapat berfungsi sepenuhnya sebagai candi. Maka lebih tepatnya kiranya kalau bangunan itu kita anggap sebagai bangunan zairah dan bukan sebagai tempat pemujaan.
Sesungguhnya adanya jenjang - jenjang dan lorong dimasudkan sebagai pengantar serta pemandu para peziarah untu menuju ke puncak melalui jalan keliling dari satu tingkat ke tingkat berikutnya.
Perjalanan setingkat demi setingkat sesuai benar dengan aliran Budha yang memang sangat mementingkan adanya tingkatan - tingkatan dalam persiapan mental para penganutnya yang setia. Melalui tingkatan - tingkatan itulah tujuan akhir perjalanan manusia dapat tercapai. Yaitu terlepasnya secara mutlak dari segi ikatan duniawi dan dapat bebas secara mutlak dari kelahiran kembali.

Adapun tingkatan itu pada dasarnya dapat pula diterapkan pembagian alam semesta menjadi tiga dunia :
Dunia paling bawah
Kamadhatu ( Dunia hasrat ) : Dalam tingkatan ini manusia masih terikat pada hasrat bahkan dikuasai oleh hasrat. Relif ini terdapat pada kaki candi bangunan asli.
Dunia yang lebih tinggi
Rupadhatu ( Dunia rupa ) : Manusia telah meninggalkan segala hasratnya, tetapi masih terikat pada nama dan rupa. Bagian ini terdapat pada langkan 1 sampai 5.
Dunia yang tertinggi
Arupadhatu ( Dunia tanpa rupa ) : Dalam tingkatan ini sudah tidak ada sama sekali nama ataupun rupa. Manusia telah bebas sama sekali dan telah memutuskan untuk selama - lamanya segala ikatan kepada dunia fana.
(Dr. Soekmono, Candi Borobudur, Pustaka Jaya, 1981, hal 47 ).

Bangunan candi Borobudur berbentuk limas berundak dan apabila dilihat dari atas merupakan bujursangkar. Bangunan candi ada 10 tingkat. Tiga tingkat yang paling atas berbentuk lingkaran dengan tiga teras.
Teras pertama terdapat : 32 stupa berlubang
Teras kedua terdapat : 24 stupa berlubang
Teras ketiga terdapat : 16 stupa berlubang
Jumlah seluruhnya : 72 stupa berlubang
Masing-maisng stupa terdapat patung Budha.

Ditengah-tengah stupa tersebut terdapat stupa induk yang merupakan mahkota dari bangunan candi Borobudur. Stupa induk bergaris tengah 9,90 meter. Tinggi sampai bagian bawah pinakel 7 meter. Drs. Soediman dalam bukunya Borobudur Salah Satu Keajaiban Dunia hal. 36 menulis bahwa diatas puncak pinakelnya dahulu diberi payung ( cattra ) bertingkat tiga ( sekarang tidak terdapat lagi ). Stupa induk ini tertutup rapat, sehingga orang tidak dapat melihat di dalamnya. Didalamnya terdapat kamar ( ruangan ) yang sekarang tidak berisi. Ada yang mengatakan bahwa ruangan itu untuk tempat menyimpan arca atau relief, tetapi pendapat itu masih diragukan kebenarannya. Karena sewaktu diadakan penyelidikan mengenai isi dari stupa induk oleh Residen Kedu Hartmann dalam tahun 1842 sama sekali tidak dibuatkan laporan tertulis, sehingga semua pendapat mengenai isi stupa induk itu hanyalah dugaan belaka.
Lebar dan panjang candi Borobudur : 123 m
Keliling candi Borobudur : 492 m
Tinggi sekarang : 34,5 m
Batu andesit yang digunakan untuk bangunan candi sebanyak 55.000 m

4. Usaha Penyelamatan Candi Borobudur
  1. Candi Borobudur didirikan sekitar tahun 800 M.
  2. Tahun 1814 Borobudur dikenal kembali berkat usaha Sir Thomas Stamford Raffles.
  3. Tahun 1834 Residen Kedu memerintahkan untuk melakukan pembersihan disekitar candi sehingga tampak bangunan candi seluruhnya.
  4. Tahun 1850 dilakukan usaha memindahkan relief-relief Borobudur keatas kertas gambar.
  5. Tahun 1873 diterbitkan monografi pertama tentang Borobudur.
  6. Tahun 1882 ada usul untuk membongkar seluruh bangunan dan memindahkan relief-relief ke suatu musium
  7. Tahun 1885 YZERMAN melakukan penyelidikan, ia mendapatkan dibelakang batu kaki candi terdapat relief.
  8. Tahun 1889 dibentuk panitia khusus merencanakan penyelamatan candi.
  9. Tahun 1905 pemerintah Belanda menyetujui usul panitia dengan menyediakan biaya PL.48.800 dengan dilaksanakan Van Erp.
  10. Tahun 1907 bulan Agustus Van Erp melakukan penggalian.
  11. Tahun 1908 usul Van Erp disetujui untuk melakukan usaha-usaha penyelamatan lebih besar dari rencana semula.
  12. Tahun 1910 ditemukan terjadi keretakan baru pada bagian candi.
  13. Tahun 1911 pekerjaan Van Erp selesai, br kembali utuh.
  14. Tahun 1926 diketahui pengrusakan yang disengaja dari wisatawan asing yang ingin memiliki bagian dari bangunan candi sebagai cinderamata.
  15. Tahun 1929 dibentuk panitia khusus untuk meneliti sebab kerusakan bangunan.
  16. Tahun 1946 ditengah gejolak revolusi fisik 2 orang ahli purbakala dari india diundang untuk menelaah kerusakan candi br.
  17. Tahun 1960 diadakan usaha-usaha permulaan penyelamatan candi br.
  18. Tahun 1963 catur tunggal dan pejabat kabupaten Magelang mengadakan peninjauan khusus ke candi br.
  19. Tahun 1963 terbit keputusan penyediaan biaya Rp. 38.000.000,00.
  20. Tahun 1964 mendapat anggaran tambahan Rp. 50.000.000,00

Daftar Pustaka :
Buku ( Unit Taman Wisata Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko )

Jumat, 22 Juni 2018

9 Jenis Nama Iblis yang Menjerumuskan Manusia


9 Nama Iblis Menggoda dan Menjerumuskan Manusia



Jenis Iblis yang menjerumuskan manusia ke dalam jurang kesesatan itu banyak sekali. Bahkan ada ulama yang berpendapat bahwa dalam menyesatkan manusia iblis itu mempunyai spesifikasi keahlian tersendiri sesuai dengan bidangnya. Yang ahli menggoda orang shalat tugasnya hanya menggoda orang shalat, yang ahli mengkufurkan orang yang beriman tugasnya hanya mengkufurkan dengan berbagai tipu daya dan propaganda yang menyesatkan, begitu seterusnya.
Mengenai hal ini ada keterangan yang bersumber dari Umar bin Khatab ra, bahwa keturunan iblis yang mempunyai tugas menggoda dan menjerumuskan manusia ( kelembah kesesatan ) itu ada sembilan, yaitu :


1. Iblis Zailatun ( Menjerumuskan Para Pedagang )
Iblis ini bertugas untuk menjerumuskan para pedagang di pasar agar berdusta, mau mengurangi timbangan, membuat onar diantara para pedagang, dan melakukan bujuk rayu kepada para pedagang agar melakukan penyimpangan dan kecurangan dalam aqad jual beli, dengan diiming-imingi cepat kaya.
Ajakan iblis di atas jelas bertentangan dengan syar'iah, merusak ekonomi umat, menanamkan mental bintang yang segala cara dalam meraih kesuksesan, serta menumbuhkan egoistisme dan materialisme yang membabi-buta. Kalu ini sudah ditanamkan oleh iblis, maka dengan sendirinya orang itu akan senang-berenang dalam lumpur kemaksiatan dan kedurhakaan.
Karena itu, ada ancaman berat bagi siapa saja yang mengikuti ajakan iblis zaitun untuk melakukan kecurangan dalam jual beli.
Ada keterangan yang bersumber dari Abu Dzar ra., ia berkata : Rasulullah SAW pernah bersabda : " Ada tiga orang dimana Allah tidak akan melihat mereka pada hari kiamat ( tidak memberikan rahmat ), tidak membersihkan dosa mereka, dan mereka juga akan mendapat siksaan yang amat pedih. Abu Dzar ra berkata : " Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam mengatakan ( hal tersebut ) sampai tiga kali " Aku berkata : Mereka akan menyesal dan merugi, siapa mereka itu Ya Rasulullah ?. Lalu beliau bersabda : Orang yang menurunkan kainnya ( hingga menutupi kedua mata kakinya ), orang yang suka mengungkit-ungkit pemberiannya, dan orang yang menjual barang dagangannya dengan sumpah palsu. ( HR. Muslim )
Larangan untuk melakukan kecurangan dalam jual belu juga disebutkan dalam Al-Qur'an.
"Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang. ( Yaitu ) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain, mereka mengurangi. Dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi. Tidaklah orang-orang itu menyangka, bahwa sesungguhnya manusia berdiri menghadap Tuhan." ( QS. Al-Muthaffifin : 1-6).
Itulah diantara ancaman siksa bagi orang yang mengikuti iblis zailatun, yang melakukan kecurangan dalam berdagang.
Cara iblis zailatun menjerumuskan para pedagang adalah dengan manakut-nakuti kebangkrutan jika berbuat jujur dalam berdagang, dan mengiming-ngimingi akan cepat kaya, cepat berhasil dan sukses jika mau berbuat curang dalam berdagang. Jika orang yang berdagang itu lemah imannya, ambisius dan materialistis tentu ia akan mudah terjebak dalam bujuk rayu iblis zaitun. Akhirnya ia akan menjadi pengikut setia iblis zailatun.


2. Iblis Wawatsin ( Membuat Orang Tidak Bersyukur )
Iblis wawatsin adalah iblis yang bertugas menggoda dan menjerumuskan orang yang beriman agar selalu menggerutu, tidak sabar dan tidak iklhas setiap kali menerima musibah, atau cobaan dari Allah Ta'ala.
"Sesungguhnya wanita-wanita yang merintih ( lantaran menerima musibah ) ini akan dijadikan kelak di hari kiamat dua barisan dalam neraka jahanam, satu barisan berada disebelah kanan penduduk neraka dan satu barisan lagi berada disebelah kiri, akhirnya mereka menggonggong kepada penduduk ahli neraka, sebagaimana layaknya anjing-anjing yang menggonggong." ( HR. Ath-Thabrani ).
Padahal orang yang menghadapi musibah dengan menggerutu sampai merobek-robek pakaiannya adalah dosa. Tindakan seperti itu merupakan cermin dari ketidak iklhasan atas takdir Allah, sepertinya ia menyalahkan Allah, yang menghilangkan kesenangan dirinya, padahal semua apa yang ada di alam ini telah ditentukan oleh Allah masanya atau kehancurannya. Oleh karena itu, Syar'iah memerintahkan untuk bersabar dan ikhlas setiap kali menerima cobaan dan musibah dari Allah Ta'ala, sebab setiap musibah itu ada hikmah yang terkandung didalamnya. Allah mengancam akan menyiksa terhadap orang yang tidak bersabar dalam, menerima musibah. Sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam pernah bersabda : " Tidak termasuk umat kami yang sempurna orang yang menampari pipinya sendiri ( ketika menerima musibah ), merobek-robek leher bajunya sendiri dan meratapi mayat, sebagaimana kebiasaan orang-orang jahiliah." ( HR.Bukhari dan Muslim ).
Demikian diantara ancaman siksa bagi orang yang mengikuti iblis wawatsin. Sehingga ia selalu menggerutu setiap kali menerima musibah. Iblis ini dalam menjerumuskan orang yang beriman ke dalam jurang kemaksiatan dan kekufuran adalah dengan menanmkan rasa ketidakpuasan terhadap takdir Allah, mempengaruhi jiwanya agar memberontak ketika menerima musibah, membakar emosinya dan menghilangkan sifat sabarnya.
Jika seseorang sudah tidak mampu menahan emosinya, maka iblis dengan mudah menjerumuskan dirinya ke dalam perbuatan munkar. Hanya keimanan dan ketakwaan yang kuat serta kesabaran yang tinggi yang dapat menangkalnya dari gangguan dan bujuk rayu iblis wawatsin.


3. Iblis Akwan ( Memperngaruhi Remaja dan Pemimpin )
Iblis ini bertugas menyesatkan dan mempengaruhi para remaja dan pimpinan umat supaya selalu berbuat dzalim, menjauhi hal-hal yang ma'ruf, menanamkan kesenangan berbuat munkar dan maksiat.
Cara yang digunakan oleh iblis akwan dalam menjerumuskan remaja yang beriman ke dalam lembah kemaksiatan adalah bermacam-macam. Perbuatan yang jelas munkarnya itu dikemas dengan baik sehingga tidak terkesan sebagai perbuatan maksiat, hal ini dilakukan oleh iblis akwan untuk menarik simpati dari remaja beriman agar mau melakukannya. Termasuk memperhalus istilah-istilah yang berbau maksiat dan munkar, ini dilakukan untuk menghilangkan kesan maksiat, dengan demikian remaja akan mudah dibujuk dan dirayu untuk dijebloskan ke dalam dunia sesat yang jauh dari tuntunan agama.
Hal ini telah dijelaskan oleh Allah dalam firman-Nya : "... tetapi setan (Iblis ) menjadikan umat-umat itu memandang baik perbuatan mereka ( yang buruk ), maka setan menjadi pemimpin mereka di hari itu dan bagi mereka adzab yang sangat pedih. ( QS. An-Nahl 16:63 )
Dalam menyesatkan pemimpin umat, iblis akwan selalu mendorong para pemimpin itu untuk berbuat dzalim, merampas hak rakyat, bertindak sewenang-wenang, korupsi, manipulasi, serta iblis akwan juga menanamkan rasa ketakutan dihati para pemimpin akan kemiskinan jika mereka tidak mau berbuat dzalim, curang dalam bertindak, mumpung masih berkuasa agar kekuasaannya itu digunakan sebaik mungkin untuk berbuat mungkar dan maksiat, baik terhadap rakyatnya maupun terhadap Allah. Kalau ini sudah berhasil, maka iblis akwan akan lebih mudah lagi menenggelamkan mereka kedalam lumpur kemaksiatan, akhirnya jadilah mereka pemimpin yang durhaka.
Untuk para pemimpin yang berbuat dzalim seperti di atas itu, Allah mengancam akan menyiksanya dengan siksaan yang amat pedih. Sebagaimana disebutkan dalam firman-Nya : " Sesungguhnya dosa itu atas orang-orang yang berbuat dzalim kepada manusia dan melampui batas dimuka bumi tanpa hak. Mereka itu mendapat adzab yang pedih." ( QS. Asyuura, 42:42)
Itulah diantara ancaman siksa bagi siapa yang berbuat dzalim di muka bumi ini dan mengikuti jejak iblis akwan.


4. Iblis Hafaf ( Mengajak Tipu Daya dan Minum Khamer )
Iblis ini bertugas menyesatkan dan menjerumuskan kaum muslimin ke lembah nista yang berlumur dosa dengan cara melakukan tipu daya dan bujukan agar kaum muslimin melanggengkan minum khamer. Sebab jika seseorang sudah minum khamer dan mabuk, maka segala bentuk kemungkaran yang lain dengan mudah ia laksanakan. Seperti berzina, membunuh, berbuat aniaya, mencuri dan segala kemungkaran yang lain. Karena tingkah laku orang yang sedang mabuk itu tidak dapat dikendalikan oleh otaknya, jiwanya dan perasaannya sudah dikuasi oleh iblis. Untuk itu, ia mudah dibimbing oleh iblis guna dijebloskan ke dalam kemaksiatan dan kekufuran. Banyak sekali orang yang tadinya tidak berani membunuh, merampok dan berzina, akan tetapi setelah ia menenggak khamer dan mabuk, maka segala bentuk kemaksiatan di atas itu dapat dilakukannya dengan mudah, sepertinya tidak ada beban baginya.
Agar tidak mudah tertipu oleh bujuk rayu iblis hafaf, Allah telah memperingatkan kaum muslimin agar tidak meminum khamer, karena khamer adalah identik dengan setan. Sebagaimana disebutkan dalam firman-Nya : " Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya ( meminum ) khamer, berjudi, ( berkorban untuk ) berhala, mengundi nasib dengan anak panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan - perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan". ( QS. Al-Maidah, 5:90 )
Rasulullah Sahallallahu 'Alaihi wa Sallam pernah bersabda : " Jauhilah khamer, sesungguhnya khamer itu adalah sumber segala kejahatan ( kemaksiatan ).
Di dalam hadits lain yang bersumber dari Anas ra, dikatakan sebagai berikut : Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam melaknat sepuluh orang karena khamer, yaitu :
  • Orang yang memeras bahan khamer
  • Orang yang diminta diperaskan bahan khamer untuk diminumkan kepada orang lain
  • Orang yang minum khamer
  • Orang yang membawa khamer
  • Orang yang dituju untuk dibawakan khamer kepadanya
  • Orang yang menuangkan khamer kedalam gelas atau lainnya
  • Orang yang menjual khamer
  • Orang yang memakan harta hasil penjualan khamer
  • Orang yang membeli khamer
  • Orang yang dibelikan khamer
( HR-At-Tirmidzi dan Ibnu Majah )

Demikian ancaman bagi orang yang mengikuti iblis hafaf, yang mau menenggak khamer dan benda yang memabukkan lainnya.


5. Iblis Wamurah ( Menjerumuskan Penyanyi )
Iblis Wamurah ini bertugas menjerumuskan para penyanyi agar mendendangkan lagu yang penuh maksiat, mengajak berbuat munkar, serta lagu-lagu yang bersyair kebebasan tanpa etika. Juga menjerumuskan para penyanyi agar perpenampilan senonok, yang dapat mengundang luapan nafsu dan maksiat. Dengan demikian orang akan mudah digiring untuk dijebloskan dalam dunia munkar dan maksiat. Nyanyian dan biduanitanya itu termasuk salah satu alat iblis yang paling ampuh untuk menjerumuskan orang ke dalam jurang kesesatan yang penuh dengan lumuran dosa. Banyak sudah orang yang melakukan kemaksiatan karena terpengaruh oleh syair lagu-lagu maksiat, atau dikarenakan mencontoh tingkah laku artis yang diidolakan yang senang berbuat munkar, bergaul bebas dan akhlaknya yang buruk.
Oleh karena itu, untuk menangkal bujuk rayu dan propaganda yang menyesatkan yang ditiupkan oleh iblis wamurah adalah dengan menanamkan aqidah yang kuat dan akhlak yang mulia. Sebab dengan berpegang teguh pada kedua faktor di atas mudah-mudahan Allah akan menyelamatkan kita dari godaan iblis yang jahat ini.


6. Iblis Laqwas ( Melanggengkan Kekafiran )
Iblis laqwas adalah iblis yang bertugas mempengaruhi manusia agar tetap kafir, tetap musrik dan tetap menyembah berhala atau sesembahan lainnya selain Allah. Sudah banyak orang yang disesatkan oleh iblis laqwas, terkadang ia mengganti bentuknya seperti seorang syekh lalu memberikan pelajaran atau tuntunan yang mengarah kepada kemusyrikan dan pemurtadan degan berbagai dalih serta promosi yang mengikat, sehingga banyak orang yang lemah imannya keluar dari jalur islam karena mengikuti saran iblis laqwas, hanya demi mendapatkan sesuap nasi, jabatan, kedudukan, pekerjaan, fasilitas, bahkan ada yang rela melepaskan keimanannya demi sang kekasih.
Orang yang menyembah selain Allah, berarti dirinya menjadikan iblis sebagai pelindungnya, yang harus diikuti tingkah lakunya. Mereka tidak sadar kalau dirinya telah disesatkan oleh iblis untuk dijerumuskan ke dalam jurang kekufuran. Sebagaimana telah disebutkan oleh Allah dalam firman-Nya : " Sesungguhnya mereka menjadikan setan-setan pelindung ( mereka ) selain Allah, dan mereka mengira bahwa mereka mendapat petunjuk". ( QS. Al-A'raf 7:30 )
Di dalam ayat yang lain Allah Ta'ala telah memperingatkan kepada umat manusia agar tidak mudah tertipu oleh setan maupun iblis, sebab makhluk jahat ini dalam menyesatkan dan mengkufurkan manusia menggunakan bujuk rayu dan tipu muslihat yang sangat memikat, maka tidak heran jika banyak orang yang lemah imannya menjadi korban tipu muslihatnya.
Mengenai hal ini Allah Ta'ala berfirman : " Hai anak adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh setan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu-bapakmu dari surga ( QS. Al-A'raf 7:27 )
Meskipun ada peringatan ayat diatas, masih banyak saja orang yang mengikuti iblis laqwas melakukan kekufuran dan kemusyrikan. Mereka mengira bahwa apa yang mereka perbuat itu merupakan jalan yang benar dan dapat memberi petunjuk kepada mereka, padahal jalan yang mereka tempuh itu sesat dan dapat mendatangkan siksa Allah. Itulah gambaran orang yang telah dijerumuskan oleh iblis laqwas kedalam kesesatan.


7. Iblis A'war ( Mengajak Berbuat Zina )
Iblis ini bertugas untuk mempengaruhi dan menggoda laki-laki dan wanita untuk melakukan perbuatan zina, atau melakukan perbuatan maksiat lainnya. Iblis A'war menggunakan pandangan mata sebagai cara yang paling ampuh untuk membakar nafsu kaum lelaki dan wanita untuk berbuat maksiat.
Mujahid berkata : Ketika wanita itu menghadap, maka iblis duduk di kepalanya untuk menghiasi wajah wanita tersebut agar tampak menarik bagi orang yang melihatnya, dan jika wanita itu berpaling kebelakang, maka iblis duduk di pantatnya untuk menghiasi pantat tersebut agar tampak menarik bagi orang yang melihatnya.
Ada yang dikatakan oleh Mujahid di atas itu memang benar, sebab umumnya lelaki bila melihat wanita ketika berhadapan, maka yang pertama kali diperlihatkan adalah wajahnya, sedangkan ketika wanita yang berjalan didepannya, maka yang pertama kali diperlihatkan adalah pantatnya, karena itu memang tempatnya iblis.
Nabi Yahya as pernah ditanya : "Apa yang menjadi penyebab perzinaan ?". Nabi Yahya as menjawab : " Yang menjadi penyebabnya adalah memandang wanita, lalu timbul dalam hati keinginan untuk berzina dengannya. Zina mata itu termasuk dosa kecil, dan hal ini dapat mendekatkan pada perbuatan dosa besar, yaitu zina farji. Oleh karena itu, barangsiapa yang tidak mampu menundukan pandangannya, maka niscaya ia tidak akan mampu menjaga farjinya". Demikian jawaban Nabi Yahya as terhadap penanya tadi.
Nabi Isa as pernah ditanya : " Takutkah kamu memandang wanita, karena sesungguhnya memandang itu dapat menumbuhkan syahwat di dalam hati, dan ini sudah cukup mendatangkan fitnah".
Berkatalah Sa'ad bin Jubair ra : " Sesungguhnya fitnah yang menimpa Nabi Daud as adalah dari memandang (wanita)".
Dan masih banyak orang laki-laki maupun wanita yang berbuat zina yang diawali dari kebiasaan memandang lawan jenisnya yang bukan muhrimnya. Karena memandang merupakan panah iblis yang sangat ampuh untuk menjerumuskan laki-laki dan wanita ke dalam perbuatan nista yang penuh dengan dosa. Sekarang tidak sedikit orang yang menjadi budak iblis A'war karena ingin melampiaskan nafsunya. Semoga kita dijauhkan oleh Allah dari godaan iblis ini.
Iblis ini tugasnya mengencingi orang supaya malas bangun untuk beribadah. Jika seorang sudah malas bangun malam untuk beribadah berarti dirinya mementingkan tidurnya, tidak memikirkan tentang kehidupannya nanti di akhirat, tidak mau bermunajat kepada Allah berarti ada hal yang lebih penting selain bermunajat, apakah itu tidur atau kegiatan-kegiatan lain yang berbau duniawiyah. Kalau hal ini sudah menjadi kebiasaan seorang hamba, maka akan mempermudah iblis menjauhkan dia dari kegiatan agama, lama kelamaan dirinya akan bisa meninggalkan aktifitas ibadah. Kalau sudah begini, iblis tinggal mengiringi dia untuk dijerumuskan ke dalam jurang kemaksiatan dan kekufuran.


8. Iblis Al-Wasnan ( Membuat Malas Beribadah )
Banyak orang terjerumus menjadi ahli maksiat, bahkan dirinya sampai rela menanggalkan aqidahnya yang disebabkan oleh malas beribadah. Malas beribadah itu menunjukan lemah keimanannya, bahkan keimanannya bisa sebagai lipstik belaka, sebagai pemanis bibir saja, buktinya ia mengaku beriman tetapi tidak mau beribadah, bahkan perintah agama ia tentang, larangannya ia terjang. Orang-orang seperti inilah yang setia menjadi pengikut iblis al-wasnan, yang malas beribadah tetapi senang bermaksiat. Al-Qur'an telah memperingatkan kaum muslimin agar tidak mengikuti langkah-langkah iblis, sebab iblis itu menyesatkan, menjauhkan orang agar tidak beribadah kepada Allah sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an surat Al-An'am 142 : " Dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu. ( QS. Al-An'am 6 :142 )"
Dengan demikian, bila ada orang yang malas beribadah, senang berbuat munkar, maka dia telah menjadi teman iblis.


9. Iblis Dasim ( Mempengaruhi Rumah Tangga Agar Bercerai )
Iblis yang satu ini bertugas untuk mempengaruhi, menggoda dan mendorong suami istri untuk melakukan penyelewengan. Dengan terjadinya penyelewengan, maka sudah barang tentu rumah tangganya akan menjadi berantakan, tidak harmonis, jauh dari kebahagiaan yang pada akhirnya nanti akan terjadi perceraian. Inilah yang diinginkan oleh iblis dasim.
Dengan terjadinya perceraian, maka orang akan mudah untuk digiring berbuat munkar dan maksiat, meskipun tidak sedikit orang yang tidak menikah juga tenggelam dalam dunia maksiat. Setidak-tidaknya orang yang sudah bercerai itu dapat dimanfaatkan oleh iblis untuk dijerumuskan dalam perbuatan nista, seperti zina dan perbuatan munkar lainnya, karena ia sudah tidak mempunyai tempat untuk menyalurkan kebutuhan biologisnya secara halal. Karena diantara tujuan pernikahan adalah untuk menundukan pandangan mata, menyalurkan kebutuhan biologis secara halal, untuk memperoleh keturunan, disamping menjalankan Sunnah Rasulullah SAW. Dan masih banyak lagi bahaya  yang disebabkan tidak menikah, dan keadaan inilah yang dimanfaatkan oleh iblis dasim untuk menjurumuskan kaum muslimin ke lembah nista yang penuh dengan dosa. Oleh karena itu iblis sangat membenci terhadap keluarga yang rukun, damai dan sejahtera. Sebab kondisi keluarga seperti ini akan mendapat limpahan rahmat dan berkah dari Allah SWT.


Itulah nama-nama iblis yang dikatakan oleh Umar bin Khathab yang bertugas menyesatkan manusia untuk dijerumuskan ke dalam kefasikan, kemaksiatan, kemusyrikan dan kekufuran, yang nanti menjadi temannya di dalam neraka. Semoga Allah menjauhkan dan menyelamatkan kita dari segala tipu daya iblis ini.












Rabu, 20 Juni 2018

Dosa Diampuni Karena Menolong Anak Kucing


Imam As-Syibli, Menolong Anak Kucing




Inilah rahasia dari Imam As-Syibli yang memiliki nama Shekh Abu Bakr ibn Dulaf ibn Jahdar. Ia dikenal sebagai ulama sufi yag menghabiskan banyak waktunya untuk menimba ilmu dan berguru kepada ulama di zamannya. Dengan ketaatan yang tinggi dalam hal ibadah nyatanya tidak menjadi jaminan bahwa seseorang bisa diampuni dosanya, seperti kisah Imam As-Syibli, kebaikan yang remehpun bisa menjadi penolongnya.

Imam As-Syibli dikenal juga dengan keistiqomahannya dalam beribadah dan shalat serta berpuasa. Akan tetapi, dari sekian banyak amal ibadah yang dilakukan Imam As-Syibli semasa hidup, hanya satu amalan yang menurut orang lain ringan, yang dapat menghapus dosa As- Syibli dan berhasil meraih ampunan Allah SWT.



Mimpi Seorang Sahabat Bertemu Imam As-Syibli

Di dalam kitab Nashahih Al Ibad karya Syeikh Imam Nawawi Al-Bantani dikisahkan, setelah sekian waktu lamanya Imam As-Syibli wafat, ada seorang temannya yang memimpikannya. Dalam mimpinya itu terlihat Imam As-Syibli nampak mendapatkan nikmat kubur.

" Wahai Imam As-Syibli, apa yang diperbuat Allah SWT kepadamu ?" tanya temannya.

"Allah telah menempatkanku ditempat yang mulia, " jawab Imam As-Syibli.

Tolong beritahu aku amal apa yang engkau perbuat sehingga mendapatkan kemuliaan itu ?" pinta temannya.

Imam As-Syibli pun bercerita bahwa dirinya pernah ditanya Allah SWT tentang amal yang membuat ampunan datang kepadanya. Imam As-Syabli menjawab kalau dirinya telah melakukan amal baik dan iklhas dalam beribadah. Akan tetapi, jawaban itu disangkal oleh Allah SWT. Imam As-Syibli pun langsung menjawab amal lainnya.

"Mungkin karena ibadah hajiku, puasaku, dan shalatku," kata Imam As-Syibli.

Namun lagi-lagi pernyataan itu ditolak oleh Allah SWT. Imam As-Syibli lantas mengingat-ingat amal baiknya lagi semasa hidupnya.

"Atau mungkin karena kelanggenganku dalam mencari ilmu,"tebaknya.

Pernyataan itu kembali disangkal oleh Allah SWT hingga akhirnya Imam As-Syibli menyerah. Ia kemudian berkata, "Ya Rabbi, semua itu adalah amalanku yang karena aku harap Engkau mau memaafkanku."

Kemudia Allah SWT berfirman, "Semua itu tidaklah membuatKu mau mengampunimu."

Imam As-Syibli lantas bertanya, "Lalu karena apa Engkau berkenan mengampuniku ?"

Allah SWT berfirman " Ingatkah engkau, ketika engkau berjalan dipinggiran kota Baghdad, engkau menemukan anak kucing yang sedang kedinginan dan merapatkan tubuhnya ke sebebuah tembok. Kemudian karena merasa kasihan, engkau mengambil anak kucing itu dan memasukannya ke dalam saku jubahmu agar ia terjaga dari kedinginan ?"

Benar ya Allah, " jawab Imam As-Syibli.

Allah SWT berfirman, " Karena rasa kasihmu pada anak kucing itulah Aku berkenan mengampunimu."

Imam As-Syibli bersyukur mendapat ampunan Allah SWT. Ia sendiri tidak menyangka jika amal menolong kucing itulah yang mengantarkannya mendapat kemuliaan dari Allah SWT.

Setelah mendapatkan penjelasan itu, teman Imam As-Syibli sadar bahwa amal ibadah yang dilakukan di dunia ini tidak menjadi jaminan mendapatkan ampunan dari Allah SWT. Bisa jadi ampunan itu karena amal-amal lain yang mungkin ringan dan remeh untuk dikerjakan, seperti menolong hewan dan tumbuhan.






Wisata Terbaik di Gorontalo, Indonesia

Wisata Terbaik di Gorontalo

pulau cinta

Tentang Gorontalo
Gorontalo lahir pada 5 Desember 200, merupakan salah satu provinsi di Negara Indonesia. Dengan Ibu kota provinsi Gorontalo adalah Gorontalo. Terletak di Pulau Sulawesi, serta berbatasan dengan Provinsi Sulawesi Tengah dan Provinsi Sulawesi Utara. Kota Gorontalo juga sering kebanyakan orang menyebutnya Kota Hulontalo atau Kota Serambi Madinah. Luas daerah Gorontalo sekitar  12.000 km, dengan topografi daerah perbukitan serta terdapat banyak sungai yang mengalir. Banyak destinasi tempat wisata yang sangat menarik di Provinsi Gorontalo, dari pegunungan, pantai, hingga bangunan bersejarah yang sangat sayang untuk dilewatkan jika berkunjung kedaerah ini.

Bagaimana cara menuju ke Kota Gorontalo ?
Untuk dapat berkunjung kedaerah Gorontalo, teman-teman dapat menggunakan jalur laut, darat, dan udara. Jika menggunakan jalur udara, dimulai dari Kota Jakarta ( Ibu Kota Negara, Indonesia ), menghabiskan waktu kurang lebih 1.30 jam perjalanan. Apabila menggunakan jalur darat, dimulai dari Kota Makassar ( Ibu Kota Sulawesi Selatan ), dengan jarak 1.366 km, menghabiskan waktu kurang lebih 30 jam perjalanan. Sedangkan Jika menggunakan jalur laut, dapat menghabiskan waktu 2-4 hari perjalanan. Setelah sampai di Gorontalo, teman-teman dapat menginap diberbagai pilihan hotel yang ada dikota ini, tentu dengan biaya yang sesuai. Dibawah ini merupakan letak Provinsi Gorontalo dari peta Indonesia :

letak gorontalo

Berikut merupakan tempat wisata terbaik di Gorontalo :

1. Pulo Cinta, Tempat Paling Romantis
Pulo Cinta yang merupakan tempat romantis ini terletak di Gorontalo, Sulawesi, Indonesia. Selain terkenal dengan suasana romantisnya, pantai ini juga terkenal dengan pasir putihnya, air yang sangat jernih, serta tempat yang masih asri dengan berbagai hayati dan hutan hujan yang beranekaragam. Pulo cinta mempunyai keunikan yang sangat berbeda dari tempat lain, yaitu berbentuk seperti lambang love atau cinta. Tentu sangat menambah nuansa romantis yang diidam-idamkan oleh setiap pasangan. Untuk yang belum mempunyai pasangan, jangan khawatir, karena dipulo ini terbuka untuk umum, baik muda, tua, keluarga, maupun anak-anak. Teman-tema dapat menginap di pulo ini, dengan harga berkisar Rp. 1.500.000 - 5.000.000 untuk setiap tempat tinggal dengan fasilitas yang berbeda-beda. Sudah termasuk biaya fasilitas, makan,  dan transportasi. Untuk sampai ketempat ini,teman-teman dapat  menggunakan kendaraan darat selama 2 jam, kemudian dilanjutkan perjalanan laut sekitar 30 menit, dimulai dari Kota Gorontalo.

pulo cinta
Pulo cinta sulawesi

2. Benteng Otanaha
Benteng otanaha terletak di Kelurahan Dembe 1, Kec. Kota Barat, Kota Gorontalo. Terletak di atas sebuah bukit, serta memiliki 348 anak tangga dengan kemiringan 60 derajat. Dibangun sekitar tahun 1522. Bila teman-teman pergi kelokasi wisata ini memerlukan waktu sekitar 25 menit perjalanan darat dari Kota Gorontalo. Dari benteng Otanaha, pengunjung akan di suguhkan dengan pemandangan yang sangat cantik dari ketinggian. Tampak sebagian pemukiman warga dan danau yang cantik di Kota Gorontalo. Cukup ideal bila teman-teman berkunjung kebenteng ini pada pagi dan sore hari, agar tidak terlalu panas. Pagi dan sore hari juga sangat cocok untuk mengambil foto, dengan latar matahari terbit atau terbenam yang cantik dari ketinggian.

benteng otanaha
benteng otanaha gorontalo

3. Pantai Pohon Cinta

Pantai Pohon Cinta memiliki pemandangan yang sangat cantik, dengan deburan ombak yang tenang serta air laut yang jernih. Anginnya pun begitu sejuk untuk dinikmati. Ditempat ini sering digunakan untuk berbagai festifal. Tentunya untuk memperkenalkan lebih jauh tentang destinasi terbaik di Provinsi Gorontalo. Sering juga diadakan konser musik dengan artis-artis papan atas. Terletak di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Teman-teman dapat menempuh perjalanan sekitar 3-4 jam perjalanan darat menuju Pantai Pohon Cinta dari Kota Gorontalo.

pantai pohon cinta
pantai pohon cinta

4. Taman Laut Olele
Taman Laut Olele terletak di Desa Olele, Kecamtan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango. Berjarak sekitar 20 km dari Kota Gorontalo. Dapat menempuh perjalanan sekitar 20 menit. Taman Laut Olele memiliki pasir yang begitu putih, air yang jernih, dan tak kalah cantiknya dengan pemandangan bawah laut. Pemandangan bawah lautnya begitu menawan, berbagai macam biota laut ada disini. Tentu pengalaman yang sangat berkesan bila bisa bersnorkeling di laut Olele.

taman laut olele
pantai laut olele

5. Pantai Botu Barani
Mau cari pantai yang berbeda dari pantai-pantai yang lain ? Nah di Pantai Botu Barani, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo ini, merupakan tempat yang sangat tepat. Bagaimana tidak, pengunjung akan disajikan dengan pemandangan laut yang sangat indah, jernih, dan begitu asri. Selain itu, pengunjung akan diperlihatkan dengan kemunculan hiu paus yang berukuran cukup besar dengan mata telanjang. Mengabadikan momen dengan hiu paus di Pantai Botu Barani tentu menjadi momen yang sangat langka.

pantai botu baranai
wisata gorontalo

6. Pulau Saronde
Pulau Saronde terletak di Kecamatan Ponelo, Gorontalo Utara. Berjarak sekitar 50 km dari Kota Gorontalo. Pulau Saronde merupakan pulau yang tidak berpenghuni. Memiliki pasir putih, air yang jernih, dan suasana yang masih alami. Pengunjung dapat bersnorkeling, diving, dan berselancar.

pulau saronde
pulau saronde

7. Pantai Bolihutuo
8. Pantai Kurenai
9. Pantai Dunu
10. Pantai Tenilo
11. Pantai Manangu
12. Pantai Tangga 2000
13. Pantai Indah Boalemo
14. Pantai Botutonuo
15. Pantai Mananggu
16. Danau Limboto
17. Bukit Layang Gorontalo
18. Pulau Diyonumo
19. Desa Wisata Religi Bongo
20. Air Terjun Hiyaliyo Da'a 
21. Air Terjun Taludaa
22. Air Terjun Tenilo
23. Air Terjun Ayuhulalo
24. Pemandian Air Panas Lombongo
25. Masjid Walima Emas Gorontalo


Keterangan :
  • Selalu menjadi pengunjung yang menghormati budaya dan masyarakat setempat.
  • Jagalah kebersihan.
  • Ikut menjaga hewan dan tumbuhan di tempat wisata.
  • Shalat di masjid terdekat dan bersyukur atas nikmat yang Allah berikan.
  • Kuatkan fisik sebelum berlibur dan sediakan obat-obatan yang dibutuhkan.
  • Share artikel ini kemedia sosial, atau foto dan vidio saat anda berlibur. Agar wisata di Indonesia semakin dikenal dunia.
Selamat Berlibur Di Gorontalo. Semoga Menjadi Liburan Yang Menyenangkan. Terimakasih :)







Rabu, 13 Juni 2018

Bagaimana Dampak Pacaran


Dampak Pacaran



Dampak pacaran dapat dibagi menjadi dua bagian, yakni dampak positif dan negatif. Dari dua dampak tersebut yang paling banyak adalah dampak negatifnya. Dampak positifnya sangat sedikit. Kalu dibandingkan tampak seperti perbedaan gunung dengan kerikil. Karena itu, dampak positif tidak perlu dijelaskan. Di bawah ini akan dijelaskan dampak negatif pacaran.


1. Perzinaan

Zina merupakan perbuatan yang harus ditinggalkan oleh semua orang karena perkara ini merupakan perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk. Allah melarang hamba-Nya mendekati zina apalagi melakukannya. Firman Allah, " Dan janganlah kamu dekati zina, sesungguhnya zina itu adalah sesuatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk". ( Al-Isra : 32 ).

Pacaran mengajak pelakunya terjun bebas ke lembah perzinaan. Mulai dari zina mata, zina telinga, zina lidah, zina tangan, zina hati, hingga zina kelamin. Zina kelamin merupakan puncak dari bermacam-macam zina tersebut. Sabda Nabi Saw. " Sesungguhnya Allah telah menetapkan atas anak Adam bagian dari zina. Ketetapan itu pasti mengenainya, tidak boleh tidak. Maka zina kedua mata adalah melihat, zina lisan adalah berbicara, dan zina hati adalah berangan-angan dan berhasrat. Kemaluan kemudian membernarkan dan mendustakan semua itu." ( HR. Abu Daud )

Zina mata dalam pacaran terjadi melaui pandangan. Kita semua mengetahui bahwa setiap orang yang berpacaran selalu melibatkan pandangan. Maka dari itu, seseorang yang memandang sang pacar atau sebaliknya atau saling memandang, tentu saja diselimuti nafsu atas nama cinta suci, berarti matanya telah berzina.

Zina telinga dalam pacaran terjadi melalui pendekangan. Seseorang yang mendengakan perkataan-perkataan atau suara -suara yang membangkitkan birahi maka disitulah letak zina telinga.

Zina lidah dalam pacaran terjadi melalui pekerjaan lidah. Seseorang yang pacaran yang mengucapkan kata - kata yang membangkitkan birahi atau saling bersentuhan lidah atau saling berciuman berarti lidahnya telah berzina.

Zina tangan dalam pacaran terjadi melalu sentuhan, rabaan dan rangkulan. Kita tahu setiap orang yang berpacaran selalu ingin bersentuhan. Dengan memegang, meraba, merangkul berarti tangan telah berzina.

Zina kaki dalam pacaran terjadi melalui aktivitas melangkah. Seseorang yang melangkahkan kakinya menuju tempat sang pacar atau sebaliknya atau saling mendatangi dengan maksut berpacaran maka hal itu berarti kakinya telah berzina.

Zina hati dalam pacaran terjadi melalui angan-angan atau khayalan. Siang terkenang malam terbayang. Hati selalu merdindukan sang pacar. Pikiran melayang memabayangkan sang pacar. Hati dan pikiran membayangkan berpelukan, berciuman, dan bersetubuh dengan pacar. Kalau sudah seperti ini maka hati telah berzina.

Zina kelamin adalah terminal terakhir. Bermula dari zina kecil dan berakhir dengan persetubuhan. Persetubuhan pertama mendorong pelakunya untuk mengulangi perbuatan tersebut. Dorongan untuk melakukannya secara berulang-ulang merupakan tabiat kemaksiatan. Dimana maksiat yang satu mendorong maksiat yang lain.

Celakanya semua itu dilakukan atas nama cinta suci. Seorang gadis yang menyerahkan mahkotanya kepada sang pacar menyebutnya sebagai bukti cinta. Anggapan yang bukan hanya keliru, namun telah tertipu oleh tipu muslihat setan. Setan telah menjerumuskan mereka ke dalam lembah hitam dan berlumpur. Mendorong mereka kedalam kubang dosa besar.

Dalam realitasnya, perzinaan tersebut banyak yang berakhir dengan kehamilan. Kendati demikian ada pula yang tidak sampai hamil karena menggunakan obat-obatan atau alat kontrasepsi tertentu. Ketika semua itu terjadi maka di tempuhlah beberapa alternatif, menikah, menggugurkan, atau membiarkan. Apabila si cewek tidak mau menggugurkannya karena naluri keibuannya lebih dominan, sementara si cowok tidak mau bertanggung jawab maka polisi dilibatkan dan akhirnya penjara menjadi tempat tinggal si cowok. Sementara pada saat yang sama si cewek menangisi nasibnya yang malang, menghidupi anak yang tak kenal siapa ayahnya, siang dan malam banting tulang mencari nafkah, si cowok yang dengan enaknya hidup dalam penjara makan dan minum tanpa bekerja.


2. Prestasi Anjlok

Sebagian orang beranggapan pacaran dapat meningkatkan prestasi. Anggapan semacam itu bertentangan dengan logika dan kenyataan. Bagaimana mungkin prestasi seseorang dapat meningkat bila sebagian besar pikiran dan perasaannya terkonsentrasi pada sang pacar. Bagaimana pula bisa belajar dengan baik sementara sebagian besar waktu dan potensi yang dimiliki dihabiskan dengan sang pacar.

Izinnya kepada orang tua belajar kelompok, ternyata setelah ketemu pacar bukannya pekerjaan rumah yang diselsaikan namun bercerita, bercanda, bercinta, dan bermesraan.  Ketika malam minggu tiba bukannya diganakan untuk melakukan pengulangan atau pendalaman materi atau kegiatan lainnya yang bermuara pada peningkatan kualitas diri, namun hanya dimanfaatkan untuk apel mingguan kerumah sang pacar.

Karena itu, pacaran bukannya membuat prestasi menjadi meningkat, tapi justru menyebabkan prestasi menurun. Karena sebagian potensi berupa waktu, konsentrasi, fokus, pikiran, semangat, dan sebagainya tersita pada  sang pacar.


3. Pergaulan Sosial Terbatas

Setelah berpacaran, pergaulan sosial seseorangg biasa menjadi terbatas. Orang tersebut menjadi manusia yang tidak bebas dan merdeka. Sebagian sikapnya dipengaruhi oleh sang pacar. Kebebasan yang ia miliki menjadi berkurang. Hubungan dengan orang lain menjadi renggang. Jika sebelumnya ia bebas dan akrab bersahabat dengan siapa saja maka setelah punya pacar keakraban menjadi terbatas.

Mau kenalan atau berkenalan dengan orang lain harus ada persetujuan dari sang pacar. Mau ikut organisasi harus izin sang pacar. Mau keluar kota ketemu saudar-saudara, sanak famili harus lapor dulu. Mau jumpa kawan lama harus mendapatkan persetujuan pacar. Apalagi kalau sang pacar tidak ingin bergaul dengan yang lain kecuali teman-teman yang ia kenal. Akrab dengan sahabat lama dicemburui. Jalan bareng dengan paman dikira pacar baru. Berjalan dengan sepupu dicurigai. Pokoknya mau kemana-mana, mau berteman dengan siapa, aktif dimana, semuanya harus izin sang pacar. Akhirnya pergaulan menjadi terbatas.


4. Kebebasan dan Kemerdekaan Pribadi Berkurang.

Waktu dan ruang untuk prifasinya menjadi berkurang. Karena sebagian besar kesempatan itu telah dipergunakan dengan pacar. Ia tidak bebas lagi menentukannya sendiri. Apa saja yang mau dibuat harus izin dari sang pacar. Ia tidak bebas lagi menyalurkan hobi. Ia tidak bebas lagi beraktifitas. Akhirnya ia tidak mampu menemukan potensi terbesar dirinya. Ia menjadi manusia yang tidak merdeka.

Ketika pacaran, sebagian besar kemerdekaan seseorang terampas. Penampilannya bukan lagi ditentukan oleh dirinya melainkan menurut selera sang pacar. Perasaan dan cara pandangnya sangat dipengaruhi oleh sang pacar. Ia tidak dapat berbuat sesuai dengan seleranya. Dirinya bukanlah seperti dirinya yang sebenarnya, namun telah teralienasi persepsi sang pacar. Ia menjadi boneka. Ia bukan lagi dirinya yang sesungguhnya. Ia adalah bayangan sang pacar. Ekspresi dirinya telah diformat sang pacar. Ia tidak merdeka lagi dalam menentukan tindakannya sendiri, tidak bebas lagi dalam mengambil sikap dan keputusan. Perasaan cintanyalah yang mendominasi. Manakala ia tidak melakukan sesuai dengan keinginan sang pacar maka konflik akan muncul bahkan bisa dianggap tidak cinta lagi, tidak sayang lagi.


5. Pemborosan Waktu

Waktu yang merupakan nikmat Allah, yang akan dipertanggung jawabkan kelak, telah digunakan untuk perkara yang sia - sia. Waktu yang ada menjadi tidak produktif Waktu yang seharusnya digunakan untuk hal yang bermanfaat hanya digunakan untuk perkara yang tidak berguna.

Padahal penggunaan waktu merupakan rahasia sukses. Waktu tersebut dapat digunakan untuk membaca buku. Namun karena otak dipenuhi oleh bayangan sang pacar maka bukan buku yang dibaca, tetapi surat cinta. Surat cinta telah menggantikan pelajaran dan membaca Al-Qur'an. Hampir seluruh waktu yang dimiliki telah ada jadwal khusus. Misalnya, malam minggu digunakan untuk apel, kebioskop nonton bersama. Minngu pagi kepantai bersama pacar. Ke sekolah lebih pagi dan pulang lebih akhir.

Sebagian orang beranggapan, pacaran pada dasarnya merupakan sarana membuang waktu secara efektif. Karena banyak waktu yang terbuang hanya untuk memenuhi selera perasaan. Setan memang cerdas memperdaya manusia karena hal itu merupakan profesinya.


6. Pemborosan Uang

Uang dalam pacaran dibutuhkan untuk beberapa keperluan. Salah satu diantaranya adalah untuk keperluan oprasional hubungan. Menyangkut siapa yang menanggung biaya tersebut sifatnya relatif, bisa pria, bisa pula wanita, atau keduanya. Kendati demikian lazimnya yang menjadi donatur hubungan adalah pria. Karena sang pria akan selalu mengupayakan agar di dompetnya selalu ada uang.

Celakanya, ada mahasiswa yang mendapat amanah dari orang tua untuk belajar, uang kiriman digunakan untuk kebutuhan pacaran. Bagi pelajar, uang yang ada di saku dirasa tidak cukup maka sambil merengek-rengek pada orang tua, kakak, paman, tante , atau nenek diminta ditambah. Kadang-kadang ditambahkan sedikit dusta, belum lagi untuk keperluan rokok dan sebagainya.

Untuk orang kaya menghamburkan uang mungkin tidak masalah, tetapi di sisi lain mereka menjadi manusia yang tidak peduli kepedulian sosial. Dimana-mana banyak tangan yang tengadah, panti asuhan banyak yang bubar. Sementara mereka berfoya-foya untuk keperluan melanggar aturan Allah.


7. Konflik

Konflik tidak dapat dihindari dalam pacaran. Konflik dalam pacaran merupakan sesuatu yang pasti ada. Kalau ada orang yang mengatakan bahwa tidak ada konflik dalam pacaran atau pacaran menjadi media menghindari konflik adalah orang yang dusta.

Penyebab konflik bermacam-macam. Ada konflik yang lahir karena individu itu sendiri, ada yang lahir karena frustasi, ada pula yang lahir dari rahim hubungan cinta. Konflik tersebut bisa mengarah ke arah yang positif misalnya lebih mendewasakan diri setelah putus hubungan, bisa juga mengarah ke arah negatif, contohnya jadi sering melamun menghabiskan waktu sia-sia atau nge-drug.

Konflik muncul karena keinginan tidak dipenuhi. Misalnya ia ingin sang pacar tidak berhubungan lagi dengan pacar lamanya, namun karena sang pacar tetap melakukanya maka di situ muncil konflik. Melihat sang pacar berjalan dengan orang yang belum dia kenal maka rasa curiga mulai menghampiri. Ia harus secepatnya minta konfirmasi. Jika sang pacar tidak bisa menjelaskan dengan baik maka kecurigaan semakin menjadi-jadi. Akhirnya perasaan tertekan, stress, merasa dihianati , dan seterusnya mengemuka. Hubungan mulai merenggang, kepercayaan pelan, tapi pasti berganti dengan kemerahan, stock rasa cinta pelan-pelan susut bahkan berubah menjadi benci.

Bagi mereka yang terlanjur berzina dan mengakibatkan sang pacar hamil maka si cewek menuntut sang cowok dan keluarganya untuk bertanggung jawab, akan  tetapi bila mereka tidak mau bertanggung jawab maka konflik yang muncul bukan hanya melibatkan orang tua dan sanak famili. Antar keluarga maka polisi dilibatkan. Tentang konflik ini, masih banyak lagi contoh-contoh yang dapat ditemui disekitar kita.


8. Fitnah

Pacaran sangat berpotensi memunculkan fitnah bagi pelakunya, tidak terkecuali bagi sanak keluarga apalagi kedua orang tua. Dilingkungan keluarga yang sebagian besar anggotanya masih memegang teguh ajaran agama atau adat kebiasaan terutama terkait dengan adab pergaulan antara laki-laki dan perempuan, perilaku pacaran di kategorikan sebagai pelanggaran dan aib.

Dalam prosesnya, apabila hubungan cinta diantara keduanya karena satu dan lain sebab berbuah pertengkaran, pertikaian yang berakibat stres dan frustasi, yang pada akhirnya melakukan perbuatan yang tidak senonoh atau mungkin mengakhiri hidupnya dengan cara yang bodoh, atau melakukan kekerasan terhadap pacar dan seterusnya maka pintu fitnah lebih menganga. Apabila hubungan cinta tersebut berbuah kehamilan. Hal ini mengakibatkan pintu fitnah menjadi lebih besar.Tentu saja sebagian masyarakat akan bertanya, siapa orang tuanya, marganya apa, sanak keluarganya siapa saja, dan seterusnya. Akhirnya yang menuai fitnah bukan hanya dirinya sendiri, namun melibatkan seluruh orang yang dekat dengan diri mereka bahkan lebih jauh dari itu bisa saja menodai kehormatan nilai-nilai dan mencedirai simbol-simbol agama.


9. Kebahagiaan Rumah Tangga Terganggu

Setiap kisah percintaan dalam pacaran meninggalkan kenangan yang sulit dilupakan. Apalagi kenangan cinta pertama alias cinta monyet. Setiap kenangan meninggalkan kesan yang mendalam. Setiap kesan yang mendalam akan tersetak dalam memori dengan kuat. Dan untuk mengingatnya sangat mudah karena melibatkan aspek perasaan, pikiran, dan fisik.

Celakanya dalam situasi di mana suami atau istri tidak ada di rumah, misalnya keluar kota dan dalam waktu yang bersamaan bertemu dengan mantan pacara maka rekaman kenangan masa lalu akan hadir kembali. Dalam situasi semacam ini peluang untuk berzina sangat terbuka. Apalagi kualitas keimanan di antara keduanya berada di bawah titik nadir, ditambah lagii dengan informasi pembangkit birahi selalu dikonsumsi setiap hari.

Apabila hal semacam ini terjadi maka kehidupan suami istri tersebut bisa dipastikan tidak akan harmonis lagi. Bangunan kebahagiaan yang di idam-idamkan menjadi hancur berantakan, diporak-porandakan oleh suasana yang semakin tidak kondusif. Mungkin saja seorang istri, secara lahirnya selalu hadir di depan suami atau sebaliknya, akan tetapi pikirannya terbang melayang menuju mantan pacar. Bayangan mantan pacar dan segala kenangannya memenuhi ruang batinnya sehingga sewaktu-waktu perzinaan tersebut mungkin saja dilangsungkan kembali. Naudzubillah min dzalik.


Itulah beberapa dampak negatif dari pacaran, maka jauhilah. Dekatkan diri kepada Allah Swt, semoga kita digolongkan sebagai orang-orang yang beriman. Aamiin














Cari Pembahasan Lainnya ?

Silahkan Pilih Artikel

close